dan...aku masih tak mengerti, kenapa harus kamu?? yang mengisyaratkan hati untuk menyimpan perasaan ini, yang mampu memaksa otakku untuk tak berhenti memikirkanmu. Tapi...perhatianmu tak sedalam perhatianku, apa kamu tak merasakan apa yang juga aku rasakan??? mungkin kamu tidak paham dengan perasaanku, iya...karna kamu memang tidak pernah memikirkan aku. aku mengagumimu yang belum tentu mengerti rasa kagumku dan aku mencintaimu yang belum tentu mencintaiku.
pandanglah aku yang mencintaimu dengan tulus namun kamu hentakkan begitu bulus. apa aku tak berharga dimatamu ?? apa aku hanya tempat persinggahanmu saat kamu merasa sepi ?! dimana letak hatimu ?!! aku tak berhak berkata cinta, aku juga tak mugmkin berkata rindu jika kamu terus menerus menciptakan jarak yang seolah jauh.
aku tak bisa berbuat banyak selain memandangimu dan membawa namamu dalam percakapan panjangku dengan Tuhan. sadarkah kamu jari-jarimu selalu melukaiku ?? apa kamu ingat kata-katamu yang selalu menghancurleburkan semua mimpiku?? dosakah aku yang meneteskan air mata untukmu ???
jangan biarkan aku terus bertanya, jangan biarkan pula aku terus merasakan perasaan yang sebenarnya tak kau rasakan. jangan biarkan aku terus menunggu dan membuang waktuku karna kamu yang sulit aku lupakan.
kamu membuat aku menjadi takut, takut untuk mengetahui segalanya kalau aku tak pernah nyata dimatamu. kamu selalu pergi tanpa meminta izin, izin ??? memangnya aku siapa kamu ?? pacar ?? tolol!!! hadir dalam mimpi saja aku sudah sangat senang, apalagi bisa memilikimu seutuhnya, tapi apa bisa ???
semua memang salahku yang berharap semua akan berubah sesuai dengan keinginanku. salahkah aku yang membiarkan perasaan ini bertumbuh melebihi batas kewajaran ?? aku mencintaimu lebih dari seorang teman, tapi sebagai seseorang yang bernilai dalam hidupku.
mungkin aku yang berharap terlalu banyak, aku yang tak menyadari posisiku dan letakmu yang jauh dari genggamanku. akulahh yang bodoh!!
tenanglahh sekarang kamu tak perlu memperhatikanku lagi, aku sudah biasa tersakiti kok apalagi jika sebab sakit dan tangisku adalah kamu. mungkin sekarang aku harus belajar untuk menganggap bahwa semua adalah cinta singkat dan ketertarikan sesaat, agar aku tak perlu berharap banyak.
seandainya kamu paham inibukan perasaan sederhana, sesederhana yang kau bilang "sebatas teman kerja".
Adayang mencari-cari kesibukan untuk melupakanmu dan ada yang pura-pura tidak peduli agar tidak semakin sakit hati.
kenapa aku bisa sayang sama kamu sampai sebodoh dan setolol ini ??!!!!
Tapi aku akan selalu membuatmu bahagia dalam ketidak bahagiaanku, Dalam Do'a.....
untukmu yang membuatku melamun sepanjang waktu
Tidak semua pemilik hatimu bisa dimiliki secara status dan nyata
Jakarta, 11-10-2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar